PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus DARI REBUSAN BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN KOMBUCHA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) BERDASARKAN LAMA FERMENTASI

Adinda Ismu Chofidah, S.Farm (2020) PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus DARI REBUSAN BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN KOMBUCHA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) BERDASARKAN LAMA FERMENTASI. Other thesis, STIKES RS Anwar Medika.

[img] Text
Adinda Ismu Chofidah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Bunga rosela (Hibiscus sabdarifa L.) merupakan salah satu tanaman obat keluarga yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Bunga rosela (Hibiscus sabdarifa L.) mengandung senyawa fenolik seperti tanin, saponin dan flavonoid yang bersifat sebagai antibakteri. Bunga rosela (Hibiscus sabdarifa L.) memiliki potensi untuk dijadikan minuman teh kombucha. Kombucha bermanfaat sebagai antibakteri, antikanker, memperbaiki fungsi hati, antikolesterol, penangkal racun memperbaiki sistem pencernaan dan menjaga stamina tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi kombucha rosela (Hibiscus sabdarifa L.) terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Kombucha rosela dibuat dengan cara memfermentasikan rebusan bunga rosela, starter 10% dan gula 10% selama 1 hari, 3 hari, 5 hari, 7 hari, 9 hari, 11 hari, 13 hari dan 15 hari. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antibakteri dengan metode Cup-plate technique. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi kombucha rosela mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan hasil yang berbeda sesuai dengan perlakuan. Analisis data menggunakan uji Spearman menunjukkan hasil waktu fermentasi sangat berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dan dilanjutkan uji Mann Whitney menunjukkan fermentasi kombucha rosela memiliki daya hambat yang signifikan terhadap pertumbuhan bakteri. Zona hambat paling optimum menghambat bakteri Escherichia coli adalah fermentasi kombucha rosela 15 hari sebesar 21,5 mm dan bakteri Staphylococcus aureus adalah fermentasi kombucha rosela 15 hari sebesar 23,4 mm yang dikategorikan dengan daya aktivitas antibakteri sangat kuat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Triani Febriana Triani
Date Deposited: 18 Nov 2020 03:28
Last Modified: 26 Nov 2020 08:57
URI: http://repository.uam.ac.id/id/eprint/117

Actions (login required)

View Item View Item